Implementasi Limbah Sayuran Menjadi Pupuk Organik Cair Melalui Pemberdayaakn Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Bumiayu  

Authors

  • Hajriani Kadir Muhammadiyah University of Technology and Business Polewali Mandar
  • Halbi  Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
  • Irmawati  Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Keywords:

kelompok wanita tani, limbah sayuran, pemberdayaan, pupuk organik cair, pertumbuhan tanaman kangkung

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan proses pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam membuat limbah sayuran menjadi Pupuk Organik Cair (POC), menganalisis peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota, serta menilai efektivitas penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) terhadap pertumbuhan tanaman kangkung. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Desa Bumiayu selama tiga bulan dengan pendekatan metode campuran, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Untuk menganalisis data, digunakan model analisis Miles dan Huberman untuk data kualitatif, uji N-Gain serta paired t-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan, dan analisis ANOVA untuk menilai efektivitas Pupuk Organik Cair (POC). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan yang dilakukan melalui pre-test, sosialisasi, pelatihan, praktik, post-test, dan implementasi berjalan dengan baik. Nilai rata-rata pre-test tercatat 11,44 yang meningkat menjadi 21,17 pada post-test dengan N-Gain sebesar 0,6176 (katagori sedang) dan nilai signifikansi 0,000 (signifikan). Penggunaan POC dengan dosis 20 ml per liter air menunjukkan pertumbuhan optimal pada tanaman kangkung, dengan tinggi tanaman rata-rata 30,0 cm, jumlah daun 120,8 helai, dan berat hasil panen 100 gram. Hasil analisis ANOVA mengindikasikan bahwa pupuk organik cair (POC) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan tanaman.

Downloads

Published

2026-09-02