STRATEGI PEMANFAATAN INSTAGRAM DAN TIKTOK DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM KULINER KHAS MANDAR DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Keywords:
Digital Marketing, Instagram, TikTok, Daya Saing, UMKM KulinerAbstract
Transformasi digital telah mengubah cara-cara pemasaran di berbagai sektor, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Platform media sosial seperti Instagram dan TikTok kini berfungsi sebagai alat pemasaran digital yang sangat penting untuk memperkuat kelangsungan bisnis dengan menyediakan akses pasar yang lebih luas dan membangun hubungan yang lebih solid dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Instagram dan TikTok dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing UMKM yang berfokus pada kuliner tradisional Mandar di Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Responden terdiri dari pemilik UMKM, pengelola akun media sosial, konsumen, serta perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Analisis data mengikuti model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram dimanfaatkan sebagai sarana periklanan dengan penggunaan fitur feed, reels, dan stories untuk membangun identitas produk lokal. sedangkan TikTok digunakan sebagai media viral marketing yang mampu memperluas jangkauan pasar melalui konten video pendek yang kreatif dan informatif. Faktor pendukung implementasi digital marketing meliputi tingginya penggunaan media sosial, kemudahan akses internet, dukungan program digitalisasi UMKM, dan meningkatnya minat masyarakat terhadap produk lokal. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan literasi digital, keterbatasan produksi konten, rendahnya konsistensi pengelolaan media sosial, serta tingginya persaingan konten digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi Instagram dan TikTok berkontribusi terhadap peningkatan brand awareness, perluasan pasar, peningkatan penjualan, dan penguatan daya saing UMKM kuliner khas Mandar.
