EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN UMKM SEKTOR KULINER DI TINGKAT LOKAL: STUDI KASUS DI KABUPATEN MAMUJU
Keywords:
UMKM, Kebijakan Pemberdayaan, Regulasi Pajak UMKM, Implementasi Kebijakan, Evaluasi KebijakanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di tingkat lokal, khususnya di Kabupaten Mamuju, dengan regulasi pajak sebagai salah satu aspek yang memengaruhi keberlangsungan usaha. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap pelaku UMKM serta analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah daerah telah menjalankan berbagai program pemberdayaan seperti pelatihan, bantuan permodalan, dan sosialisasi pajak, pelaku UMKM masih menghadapi kendala signifikan terkait regulasi pajak. Kurangnya pemahaman, prosedur administrasi yang kompleks, serta ketidakfleksibelan tarif pajak mengakibatkan beban finansial yang memberatkan, bahkan menyebabkan kebangkrutan pada beberapa usaha kuliner, seperti yang terjadi di foodcourt Obat Haus. Evaluasi berdasarkan model implementasi kebijakan Edward III mengungkap bahwa komunikasi kebijakan, sumber daya pendukung, dan struktur birokrasi menjadi faktor penghambat utama. Penelitian merekomendasikan penyederhanaan regulasi pajak, penguatan edukasi dan pendampingan, serta penerapan sistem pajak yang adaptif terhadap fluktuasi pendapatan UMKM. Dengan demikian, kebijakan pajak yang ramah UMKM dapat mendorong keberlanjutan dan pertumbuhan sektor kuliner di Kabupaten Mamuju. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi pemberdayaan UMKM yang lebih efektif dan berkeadilan.
